Ventilator Pindad dan DI Harganya 50 Kali Lebih Murah

ventilator pindad dan di
Ventilator Buatan Pindan dan DI /uzone

NgopiDW.com – Ventilator Pindan dan DI harganya 50 kali jauh lebih murah daripada ventilator import. Ventilator ini adalah hasil kerjasama antara perusahaan plat merah dengan beberapa universitas.

Seperti diketahui, PINDAD adalah perusahaan pembuat senjata api dan kendaraan tempur. Kali ini, dalam masa pandemi Pindad akan bekerjasama dengan UI dan UGM untuk memproduksi ventilator. Target produksinya 200 ventilator perminggu.

Read More

Sedangkan, untuk PT DI atau Dirgantara Indonesia akan bekerjasama dengan ITB dan Yayasan Salman ITB. Targetnya 500 ventilator perminggu. Seperti diketahui, PT DI adalah perusahaan plat merah yang membuat pesawat terbang.

Baca juga : Obat Corona Ditemukan, 5 Pasien Dinyatakan Sembuh

Hal yang sulit dipercaya, Pindad dan DI membuat ventilator dengan harga 50 kali lebih murah dari Ventilator import. Per unitnya hanya dijual dengan harga Rp. 10jt – Rp. 15jt saja.

Seperti yang disampaikan oleh orang nomor satu di Jawa Barat Ridwan Kamil dalam twitternya.

Baca juga :  Indonesia Jadi Negara Maju, Setelah Status Negara Berkembangnya Dicabut

“Untuk pasien covid yang selama ini impor dan mahal sekitar 500-700 juta rupiah per unit, sekarang bisa turun menjadi hanya 10-15 juta rupiah. Per unit produksi PT Pindad untuk tipe pasien akut dan PT Dirgantara Indonesia untuk tipe pasien moderat,” terangnya.

Abraham Mose menjelaskan, progress ventilator VRM yang saat ini dalam tahap sertifikasi kelaikan dan rencana produksi kedepan.

‚ÄúPrototype (ventilator) sudah diuji bekerjasama dengan dokter rumah sakit Pindad dan sedang proses sertifikasi kelaikan di Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan,” tutur Abraham dalam pernyataan yang dikutip dari situs resmi Pindad.

Dia menambahkan, Pindad siap untuk mendukung dan memproduksi kebutuhan ventilator di Jawa Barat maupun nasional.

Kedepannya, PT Pindad akan melaksanakan produksi Pindad VRM dengan perencanaan produksi 40 unit/hari.

Sedangkan Ade Bagdja menjelaskan kalau produk penanggulangan Covid-19 produksi Pindad tidak cuma ventilator saja. Ada juga APD, Kanon semprot, disinfectant Chamber, dan lain sebagainya.

“Kanon semprot terdiri dari 3 varian, yang kecil bisa masuk ke gang-gang di kota Bandung, yang sedang bisa masuk komplek-komplek dan yang besar untuk di jalan raya,” tutur Ade Bagdja.

Baca juga : Aplikasi Alternatif Selain Zoom, Gratis Lho!!!

Mobile Sterilization Chamber Covid-19 adalah produk lain dari Pindad, merupakan ruang sterilisasi yang menyemprotkan uap disinfektan untuk mensterilkan tubuh dari virus dan bakteri.

Mengikuti anjuran WHO, cairan disinfektan yang digunakan oleh Pindad terbuat dari bahan ramah lingkungan dan tidak mengandung zat berbahaya, non-alkohol sehingga aman untuk tubuh manusia.

Selain itu, Pindad juga menyediakan Cairan Disinfektan yang sudah mendapat izin dari WHO serta perlengkapan medis APD lengkap dengan face shield helmet dan kacamata.

Related posts