Kehidupan Digital Berubah di Era New Normal

ilustrasi telemedicine
Ilustrasi Telemedicine /heart leader media

NgopiDW.comKehidupan digital berubah, setelah semua negara menerapkan Era New Normal. Kenapa berubah dan apanya yang berubah ? Ok, kita bahas satu persatu 😊

Pandemi Corona atau Covid-19 ini merubah semua aspek kehidupan, tepatnya memaksa semua manusia untuk berubah.

Read More

Berubah menjadi apa ? bukan berubah seperti itu, tapi berubah ke Era New Normal. Dimana kita tidak bisa melakukan kegiatan seperti dulu lagi sebelum adanya Pandemi ini.

Menurut sang ahli kesehatan dunia, yang kami sendiri gak mengenalnya 😁. Era New Normal adalah era baru cara hidup di planet bumi ini, ya singkat kata seperti itu.

Asyik gak sih era new normal itu ? Asyik gak asyik sih menurut kami, jadi rada ribet aja gitu. Kemana mana harus pakai masker, ketemu orang pakai masker dan gak boleh bersalaman.

Masuk kemanapun harus cuci tangan pakai sabun. Era New Normal sangat mengutungkan bagi pelaku usaha sabun sepertinya ya 😊

Begitu pula kita harus memakai dan membawa hand sanitizer tiap bepergian. Emang bener nih, menguntungkan sebelah pihak 😂😂😂

Eitsss… Tunggu dulu, kita harus terbiasa dengan berprasangka baik lho ya. Mungkin karena kondisinya saja yang menguntungkan, bukan sebaliknya mereka para pelaku industri yang jadi dalang semua ini lho.

Baca juga :  Setelah Masker dan HandSanitizer, Giliran Bayclin Hilang Dari Peredaran [Opini]

Masker

Di era New Normal ini, masker adalah satu barang yang wajib dibawa bepergian kemanapun tujuannya. Karena menurut sang ahli, masker dapat membantu mencegah penularan Covid-19.

Kasih tanda petik dnk “Bila penularan lewat Droplet”. Tapi semisal, katakanlah ada orang bersin dan mengenai masker kita, apa yang harus dilakukan setelah itu ?

Itu yang tidak pernah dijelaskan, melainkan yang digaungkan ke publik hanyalah pakai masker bila bepergian.

Walapun secara pemikiran pribadi sih, baiknya ya di ganti langsung saat sudah terkena Droplet. Tapi sekali lagi, apa loe yakin masker loe kena Droplet ? 😂

Cuci Tangan

Menjaga kebersihan itu harus, karena Agamapun menekankan itu. Bahkan hadist yang satu ini sudah sering kali kita dengar kan, ‘Kebersihan itu sebagian dari Iman’.

Mencuci tangan adalah sebagian dari menjaga kebersihan, tetapi apakah cukup hanya mencuci tangan dapt mencegah Corona ?

Lagi – lagi pertanyaan nyeleneh ini muncul lagi 😂

Menurut sang Ahlinya ahli, dan Intinya inti Core of the Core, sang WHO telah resmi mengumumkan bahwa Covid-19 dapat menular melalui sentuhan tangan.

🤔 hmm… bahaya si, alhasil penularanya pasti cepet banget. Tapi pendapat yang berbeda muncul dari praktisi Thibbun Nabawi.

Baca juga :  Setelah Masker dan HandSanitizer, Giliran Bayclin Hilang Dari Peredaran [Opini]

Tangan yang sering di cuci dengan sabun dan memakai Hand Sanitizer justru lebih mudah tertular virus dan kemasukan bakteri.

Jadi ambigu bin gak jelas kan ? haha

Jadi yang benar gimana dnk hidup di Era New Normal ?

Kesimpulan

Sebagai rakyat kecil, haruslah mengikuti perarturan dan protokal yang sudah susah payah dibuat oleh Kepala Negara beserta jajaranya.

Dan artikel ini hanyalah cuitan dari orang kecil yang punya hobi ngetik aja 😁

Yang terpenting, hidup di Era New Normal tidaklah sesulit yang sering dibayangkan dan diberitakan.

Hiduplah sewajarnya saja, tidak usah takut bayang – bayang Covid-19 atau Corona ini.

Ucapkanlah Basmallah di setiap langkahmu bila kamu seoarang muslim. Yang penting, jangan sering – sering menggunakan Handsanitizer dan cuci tangang pakai sabun.

Karena justru itu yang menjadikan tubuh kita lemah. Menurut praktisi Thibun Nabawi, tangan ciptaan Allah S.W.T ini adalah tangan yang penih dengan anugerah.

Didalamnya akan selalu mengeluarkan seperti enzim baik yang sangat berguna untuk mematikan bakteri dan kuman yang menempel di tangan.

Cucilah tanganmu seperti mau wudhu 😊

Dari berbagai sumber obrolan di warung kopi ^^

Gak usah repot2 share artikel ini, karena sampah banget nih artikel 😂

Related posts